Updates

Skor Diskriminan Manifestasi Klinis dan Laboratoris

Abstrak

Latar Belakang. Angka kematian sindrom syok dengue (SSD) masih tinggi. Di RS. Dr. Kariadi (RSDK) Semarang, pada tahun 2000 – 2004 mencapai 5,7 – 10,8%. Hal ini disebabkan perjalanan klinis demam berdarah dengue (DBD) sulit diprediksi apakah penderita akan mengalami syok atau tidak.

Tujuan. Memformulasikan skor diskriminan manifestasi klinis dan laboratoris yang dapat dijadikan sebagai prediktor syok pada DBD.

Sorry, this page content is for members only. Please login/register to view the page content.